CIBERES, Galur Lokal Unggul Paling Diminati

MUDABAKATTANI.COM – Tanaman padi merupakan asal muasal dari beras. Beras merupakan kebutuhan utama masyarakat Indonesia untuk karbohidrat. Sehingga beras atau nasi menjadi suatu ketergantungan masyarakat sebagai bahan utama, kecukupan dan keberhasilan budidaya tanaman padi menjadi penentu untuk mencukupi kebutuhan. Maka tak heran kalau petani di Indonesia terus membudidayakan tanaman padi dengan memanfaatkan benih atau varietas yang unggul.

Jadi, kali ini kami juga merekomendasikan salah satu dari sekian banyak Galur padi lokal yang unggul, bahkan galur ini kerap diminati oleh sejumlah petani di seluruh Indonesia dalam membudidayakannya. Galur padi lokal unggul ini adalah Ciberes.

Ciberes merupakan jenis padi lokal yang telah berulangkali kami uji dilapangan, maka tidak perlu ragu memanfaatkan galur jenis ini. Keunggulan galur lokal ini sangat Adaptif serta Tahan Hama Penyakit dengan potensi hasil produksinya mencapai 14 ton/hari.

Galur padi lokal adalah padi yang sudah lama beradaptasi di daerah tertentu. Sehingga varietas ini mempunyai karakteristik spesifik lokasi di daerah tersebut. Setiap benih atau varietas padi mempunyai keunggulan dan kelemahan. Demikian juga untuk varietas lokal tersebut. Namun, Ciberes sangat mampu beradaptasi serta mudah dalam membudidayakannya.

Nah, Untuk mendapatkan produksinya yang berlimpah, tentu diperlukan cara tanam padi dan proses penanaman yang baik dan benar.

Berikut ini beberapa kami menyajikan deskripsi tentang Ciberes

  1. Nama galur ini CIBERES
  2. Tahan terhadap serangan Hama dan Penyakit.
  3. Potensi hasil 14 Ton/HA
  4. Umur padi 115 HST
  5. Hasil panen di lapangan 12-14 TON /ha (TERBUKTI).
  6. Rata-rata permalai berisi 300-480 bulir
  7. Jumlah anakan 30-60 / rumpun
  8. Rasa nasi sangat istimewa
  9. Batang sangat kokoh (Tahan rebah)
  10. Tahan terhadap kerontokan walaupun tanaman cukup tua.
  11. Tahan terhadap serangan fung dan bakteeri 11.
  12. Memiliki daun bendera 30-40 cm sehingga sehingga aman terhadap serangan hama burung.
  13. Bulir per malai sangat lebat dan panjang.
  14. Pemupukan tambahan pada usia di atas 40 HST. Gunakan pupuk dengan kadar NPK yang seimbang, jika perlu tambahkan pupuk dengan konsentrasi unsur P lebih banyak dari unsur lainnya.

Demikian penjelasan singkat ini, jika anda berminat dengan galur lokal unggul CIBERES ini bisa langsung klik disini Fun Page Facebook ini, lalu inbox kami.

Post Author: Muda Bakat Tani

1 thought on “CIBERES, Galur Lokal Unggul Paling Diminati

    […] MudaBakatTani.Com| Jakarta – Kebijakan pemerintah di sektor pangan dan pertanian belakangan ini mendapat banyak perhatian dari berbagai kalangan, sehingga perlu dan penting menyampaikan untuk masyarakat tentang tugas dan wewenangnya Mentri Pertanian. […]

Leave a Reply